Ketua Bawaslu Bangka Tengah, Robianto, memberi paparan daerah rawan pelanggaran pemilu di Koba, Bangka Tengah, Rabu (23/6/2021). Pada kesempatan tersebut Robianto menyatakan Bawaslu merekrut kader melalui SKPP. Foto: iNews.id/Rachmat Kurniawan

BANGKA TENGAH, iNews.id - Bawaslu Bangka Tengah menyiapkan kader melalui Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) untuk menyambut Pemilu 2024. SKPP bertujuan untuk merekrut tenaga pengawas sekaligus memberi pelatihan pendidikan daerah rawan pelanggaran pemilu.

Ketua Bawaslu Bangka Tengah, Robianto, mengatakan, peran serta masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu sangat penting. Pengawasan partisipatif dengan melaporkan pelanggaran yang dilakukan penyelenggara mampu menekan potensi kecurangan.

"Bawaslu saat ini sangat aktif dalam membangun dan menggerakkan pengawasan partisipatif. Salah satu upayanya, melalui kegiatan SKPP bagi pemilih pemula," kata Robianto, Rabu (23/6/2021). 

Bangka Tengah, kata Robianto, pada 2021 menjadi tuan rumah SKPP yang digagas Bawaslu Pusat. SKPP akan dilaksanakan pada 24-26 Juni 2021 dengan peserta dari kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung.

Dia menegaskan, praktik kecurangan pemilu berupa politik uang merupakan racun dalam demokrasi. Untuk itu, dia menekankan pentingnya peranan masyarakat dalam pengawasan partisipatif agar setiap tahapan pemilu berjalan sesuai dengan asas yang telah ditetapkan, jujur dan adil.

"Politik uang itu bisa kita ibaratkan seperti racun untuk demokrasi kita. Karena dampak dari politik uang itu sangat luas dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.


Editor : Erwin C Sihombing

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network