BANGKA BARAT, iNews.id – Hujan badai menerjang dua desa di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (15/4/2026) petang. Akibat kejadian itu, puluhan rumah warga rusak parah terutama pada bagian atap.
Putaran angin kencang disertai hujan deras terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Warga panik berhamburan keluar rumah. Data sementara menunjukkan lebih dari 20 rumah di Desa Kelabat dan Desa Sekar Biru mengalami kerusakan signifikan. Material atap seperti seng dan asbes dilaporkan beterbangan tersapu angin.
"Anginnya sangat kencang dan berputar. Kami sempat panik dan tidak tahu harus lari ke mana, rumah tiba-tiba rusak di bagian atap," ujar Vatiawati, salah satu korban di Desa Kelabat.
Hal senada diungkapkan Aslam, warga Desa Sekar Biru. Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian materiil ditaksir cukup besar karena banyak perabotan warga yang ikut rusak terkena air hujan setelah atap rumah mereka hilang.
Kecepatan angin yang datang secara tiba-tiba meninggalkan trauma psikologis bagi para korban. Sejumlah warga mengaku masih merasa ketakutan jika melihat awan mendung atau mendengar suara angin kencang.
Camat Parittiga, Adhian mengatakan, telah menerjunkan tim ke lapangan untuk memantau situasi dan membantu warga membersihkan sisa-sisa reruntuhan.
"Peristiwa terjadi sekitar pukul 3 sore. Saat ini kami masih melakukan pendataan valid terkait jumlah pasti rumah yang rusak," kata Adhian.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait