BANGKA, iNews.id – Tim SAR Gabungan mengevakuasi empat nelayan yang terombang-ambing di tengah laut perairan Pantai Air Anyir, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.
Perahu berukuran 8,5 meter yang mereka tumpangi mengalami mati mesin usai dihantam cuaca buruk.
Peristiwa bermula saat keempat nelayan tersebut bertolak dari Dermaga Serata Pasir Padi, Pangkalpinang, menuju area tangkap di perairan Air Anyir. Namun di tengah pelayaran, mesin perahu mendadak rusak hingga mati total.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang yang menerima laporan langsung menerjunkan tim rescue mengarungi perairan malam hari.
Meski sempat terkendala gelombang tinggi serta keterbatasan jarak pandang, Tim SAR akhirnya berhasil menemukan titik koordinat keberadaan perahu korban. Dengan penuh kehati-hatian, petugas mengevakuasi para nelayan beserta mesin perahu yang rusak ke atas sekoci milik KN SAR Karna.
"Para korban berhasil kami temukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat di tengah kondisi cuaca yang cukup menantang," ujar Komandan Tim (Dantim) Basarnas, Kurniaji, Selasa (18/8/2026).
Rencananya, mesin perahu yang rusak diperbaiki terlebih dahulu, sementara badan perahu dijadwalkan ditarik kembali menuju daratan pada keesokan harinya.
Usai dievakuasi dari tengah laut, keempat nelayan tersebut dibawa menuju Dermaga PT S di Pangkalpinang sebelum akhirnya diserahterimakan kepada pihak keluarga masing-masing.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait