Target produksi cabai di Belitung ditingkatkan untuk kendalikan inflasi. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Antara

BELITUNG, iNews.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, meningkatkan target produksi cabai pada tahun 2023 dari 435 ton menjadi 453 ton. Hal tersebut untuk mengendalikan inflasi di daerah itu.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Belitung, Tenny Meireni mengatakan selama ini cabai merupakan salah satu komoditas yang beberapa kali menyumbang inflasi di daerah itu.

"Tahun 2023 produksi cabai rawit dan merah kami targetkan meningkat dari 435 ton menjadi 453 ton. Harapan salah satunya untuk mengendalikan inflasi," kata Tenny, Sabtu (22/10/2022).

Selain itu, kata dia, peningkatan produksi cabai petani lokal juga diharapkan dapat membantu menstabilkan harga cabai di daerah itu..

"Harga cabai yang stabil tidak terlalu tinggi dan tidak turun terlalu rendah sehingga sangat menguntungkan petani dan konsumen," ucapnya.

Dia menuturkan meningkatnya produksi cabai juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan lokal serta mengurangi ketergantungan pasokan cabai dari luar daerah.

"Memang saat ini petani cabai terus bertambah banyak. Sebab, melihat peluang ekonomi yang cukup tinggi dari budi daya tanaman cabai," tuturnya.

Dia mengatakan saat ini sedang berlangsung pembukaan lahan secara bertahap seluas 20 hektare untuk meningkatkan produksi cabai di daerah itu.

"Kami optimistis target produksi tersebut bisa tercapai tahun depan. Kami menargetkan produksi sebanyak lima sampai enam ton cabai per hektare nanti," katanya.


Editor : Ikhsan Firmansyah

BERITA TERKAIT