MERANGIN, iNews.id - Tradisi Bantai Adat kembali digelar di Kabupaten Merangin, Jambi. Sebanyak 120 ekor kerbau disembelih dan dagingnya habis terjual kurang dari empat jam.
"Disembelih sejak dini hari tadi. Sekitar 120 ekor kerbau pada pukul 08.00 WIB terjual habis," kata Awi, seorang warga yang ikut membeli daging kerbau, Rabu (30/3/2022).
Bantai Adat tahun ini digelar di tanah adat Dusun Baru, Desa Rantau Panjang, Kecamatan Tabir.
Lokasi penyembelihan di tepian Sungai Tabir yang dimulai sejak pukul 03.00 WIB.
Tradisi adat ini digelar menyambut datangnya bulan Ramadan.
Sebelum memulai Bantai Adat, ratusan ekor kerbau sudah berada di lokasi sejak sore. Pemotongan dilakukan secara massal pada dini hari.
Kemudian, warga yang ingin membeli daging kerbau langsung bertransaksi dengan pemilik kerbau di meja-meja penjualan.
"Alhamdulillah berjalan lancar daging semua terjual. Harganya Rp150.000 per kilogram," kata Awi.
Jusuf, salah seorang pemilik kerbau yang mengikuti Bantai Adat mengaku senang. Sebab ini pertama kalinya dia mengikuti tradisi unik warga Merangin ini.
"Saya siapkan kerbaunya sejak dua bulan lalu untuk acara ini," tuturnya.
Dua ekor kerbau yang dibawa menghasilkan daging seberat 140 kilogram. Seluruh daging terjual habis, hanya tersisa jeroan saja.
"Ada yang beli kepala kerbau juga," ujar Jusuf.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait