Bernilai Tinggi, Porang Mulai Dibudidayakan Petani di Desa Namang di Tengah Pandemi

Rachmat Kurniawan ยท Rabu, 21 Oktober 2020 - 18:01:00 WIB
Bernilai Tinggi, Porang Mulai Dibudidayakan Petani di Desa Namang di Tengah Pandemi
Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan, menanam porang bersama petani. (Foto: iNews.id/Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Petani Desa Namang, Kecamantan Namang, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mulai mengembangkan tanaman porang, karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman porang dinilai mampu menjadi alternatif peningkatan ekonomi para petani di tengah pandemi Covid-19.

Pengelola hutan keanekaragaman hayati pelawan Desa Namang, Zaiwan mengatakan, di tahap awal ini seluas 10 hektare lahan telah disiapkan oleh petani.

"Melihat potensi yang besar dalam pengembangan tanaman porang, maka kami mengajak masyarakat desa untuk berinovasi mengembangkan porang yang dapat di tumpang sari dengan tanaman lokal, seperti lada dan pelawan," katanya di Desa Namang, Rabu (21/10/2020).

Lebih lanjut menurut Zaiwan, dengan adanya tumpang sari tanaman porang bersama lada dan pelawan, tentunya sangat mengutungkan. Terlebih porang mampu di panen hanya dalam kurun waktu delapan bulan.

"Dengan tumpang sari ini, daun pelawan bisa dijadikan teh, dan bunganya bisa diisap madu. Sedangkan lada juga bisa diproduksi, porang membutuhkan tanaman peneduh hingga 40 persen," ucapnya.


Editor : Ikhsa Firmansyah