Bikin SKT di Belitung Timur Langsung Didaftarkan PBB

Devi Sulitya ยท Kamis, 03 Juni 2021 - 12:32:00 WIB
Bikin SKT di Belitung Timur Langsung Didaftarkan PBB
Camat Manggar, Abdul Rachim, menyosialisasikan program pengurusan SKT langsung didaftarkan dalam PBB. Program ini bisa mendongrak PAD Belitung Timur. Foto: iNews.id/Devi Sulitya

MANGGAR, iNews.id - Kecamatan Manggar, Belitung Timur (Beltim) membuat terobosan baru dalam pengurusan administrasi pertanahan. Kali ini masyarakat yang ingin membuat Surat Keterangan Tanah (SKT) akan langsung didaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pelaksanaan program fasilitasi SKT tersebut telah dimulai sejak 19 April 2021 yang lalu. Saat ini,  Kantor Camat Manggar terus melakukan sosialisasi baik kepada Kepala Desa (Kades) di seluruh Kecamatan Manggar maupun masyarakat umum mengenai program tersebut.

Camat Manggar, Abdul Rachim, mengatakan,  program ini dilakukan untuk  mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Beltim, khususnya pendapatan PBB di sektor pedesaan dan perkotaan. Manggar merupakan kecamatan yang mempelopori program ini.

“Kecamatan Manggar menginisiasi untuk melakukan program fasilitasi pendaftaran PBB sektor pedesaan dan perkotaan bagi masyarakat yang melakukan legalitas dokumen SKT di wilayah Kecamatan Manggar,” kata Boim, sapaan akrab Abdul Rachim, Kamis (3/6/2021).

Boim mengungkapkan, setelah SKT diregister, kecamatan akan memfasilitasinya dengan mendaftarkan formulir PBB atas nama SKT tersebut ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Beltim. Data tersebut nantinya bisa langsung disinkronkan.

“Pelaksanaan program tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Selanjutnya ke depan diharapkan adanya sinkronisasi antara dokumen SKT yang diterbitkan oleh camat dengan PBB yang diterbitkan oleh instansi terkait,” ungkap Boim.

Boim melanjutkan, proses pembuatan SKT dan pendaftaran PBB tidak memakan waktu yang lama dan membutuhkan biaya tambahan. Sesuai SOP, pembuatan SKT di Kecamatan Manggar paling lama 7 hari kerja.

“Program ini hanya dilakukan di Manggar saja, kecamatan lain belum memulainya,” tutur Boim.

Editor : Erwin Sihombing