Gegara PMK, Pembelian Sapi Kurban di Bangka Tengah Merosot

Rachmat Kurniawan ยท Kamis, 07 Juli 2022 - 15:10:00 WIB
Gegara PMK, Pembelian Sapi Kurban di Bangka Tengah Merosot
Penjual hewan kurban di Bangka Tengah mengaku pembelian turun jelang Idul Adha. (Foto: iNews/Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Penjual hewan kurban di Bangka Tengah, Bangka Belitung (Babel) mengaku pembelian sapi menurun jelang Idul Adha. Selain karena daya beli, merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) juga membuat masyarakat enggan membeli sapi.

"Saat ini kita mengalami penurunan penjualan sekitar lima persen," kata seorang penjual hewan kurban di Koba, H Sarmud, Kamis (7/7/2022).

Sarmud menduga daya beli masyarakat menurun karena harga timah yang sedang murah. Hal itu menurutnya berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Selain itu masih ada kekhawatiran masyarakat terhadap sapi yang terpapar virus PMK. 

Padahal telah ada penjelasan dari dokter hewan, bahwa sapi yang terinfeksi PMK boleh dikonsumsi dagingnya karena tidak berbahaya bagi manusia.

"Kata dokter hewan dagingnya masih bisa dikonsumsi dan tidak berbahaya," ujarnya.

Sarmud menjamin sapi yang ada di kandang miliknya tak ada yang terpapar PMK. Namun dia berusaha tetap mengantisipasi penularan.

Untuk harga jual daging sapi menurutnya masih normal yakni Rp140.000-Rp150.000 per kilogram. Sedangkan harga sapi satu ekor dibanderol Rp20 juta hingga Rp70 juta. 

"Kita masih menjual normal tiap hari," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: