Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang
BANGKA, iNews.id - Program mudik gratis Pemerintah Provinsi Bangka Belitung tahun ini berlangsung unik karena menggunakan kapal perang milik TNI Angkatan Laut yakni KRI Semarang. Sebanyak 1.300 pemudik diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menuju kampung halaman mereka di Bangka dan Belitung.
Mudik gratis ini menjadi perhatian karena berbeda dari biasanya yang menggunakan kapal penumpang. Kali ini, kapal perang dengan nomor lambung 594 tersebut disiapkan khusus untuk mengangkut para perantau.
KRI Semarang tiba di Pelabuhan Tanjung Gudang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, setelah berlayar sejak Minggu lalu. Setibanya di lokasi, ratusan pemudik langsung turun dengan penuh antusias.
Sebanyak 900 pemudik yang merupakan warga Pulau Bangka disambut langsung oleh Gubernur Babel, Kapolda, Danlanal Babel, Bupati Bangka, serta Kapolres Bangka.
Setelah bersandar di Pelabuhan Tanjung Gudang, KRI Semarang tidak berhenti di Bangka saja. Kapal perang tersebut dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Batu di Pulau Belitung.
Diperkirakan kapal akan tiba di Belitung pada Selasa siang. Sisa pemudik yang menuju wilayah tersebut akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal yang sama.
Salah satu pemudik, Fadilla, mengaku sangat terbantu dengan program mudik gratis Bangka Belitung ini. Dia mengetahui program tersebut melalui media sosial.
"Saya dari Bandung. Dapat info dari Instagram dan teman-teman lalu daftar. Sangat terbantu dengan mudik gratis ini. Terima kasih ke Pemprov Babel dan TNI AL," ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Gubernur Babel Hidayat Arsani menyampaikan apresiasinya kepada TNI AL yang telah memfasilitasi para perantau untuk pulang kampung.
"Hari ini alhamdulillah, para mahasiswa dan perantau difasilitasi Angkatan Laut bisa berlebaran di kampung halaman. Saya sebagai gubernur mengucapkan terima kasih kepada TNI AL," katanya.
Komandan Lanal Babel, Kolonel Yulindo, menjelaskan bahwa program mudik gratis Bangka Belitung ini merupakan kerja sama antara TNI AL dan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.
"Mudik gratis ini dalam rangka membantu masyarakat, kerja sama TNI AL dengan Pemprov Babel. Ada 1.300 pemudik dari Bangka dan Belitung tiba dengan selamat," katanya.
Program mudik gratis Bangka Belitung ini juga melibatkan dukungan dari PT Timah. Diharapkan, inisiatif ini mampu membantu masyarakat yang ingin pulang kampung saat Idulfitri tanpa terbebani biaya.
Tidak hanya melayani arus mudik, KRI Semarang juga akan digunakan untuk arus balik gratis dengan rute yang sama, yakni Jakarta, Bangka, dan Belitung. Program ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat Bangka Belitung dalam perjalanan Lebaran.
Editor: Donald Karouw