Pelabuhan Tikus di Bangka Selatan Jadi Pintu Masuk Narkoba

Wiwin Suseno ยท Jumat, 16 Oktober 2020 - 22:02 WIB
Pelabuhan Tikus di Bangka Selatan Jadi Pintu Masuk Narkoba
Polres Bangka Selatan saat menggelar ungkap kasus Narkoba, Jumat (16/10/2020). (foto : iNews.id/ Wiwin Suseno)

BANGKA SELATAN, iNews.id - Pelabuhan 'tikus' di Bangka Selatan menjadi pintu masuk peredaran narkoba. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya kasus penyelundupan narkoba yang diungkap Satresnarkoba Polres Bangka Selatan.

Dalam kurun 1,5 bulan, petugas menangkap 15 orang penyalahguna narkoba. Petugas juga mengamankan sebanyak 30,96 gram narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polres Bangka Selatan, Iptu Yandri C Akip mengatakan, sebagian besar barang haram tersebut dipasok oleh pengedar ke Bangka Selatan dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan melalui pelabuhan tikus.

"Modus masuknya barang haram tersebut  dengan menitipkan sabu kepada kurir yang ada di Bangka Selatan, lalu diserahkan kepada bandar untuk diedarkan," kata Yandri, saat konferensi pers di Mapolres Bangka Selatan, Jumat (16/10/2020).

Menurutnya, dari berbagai kasus yang dikembangkan, pelabuhan tikus ini menjadi alternatif pintu masuk bagi pengedar Narkoba dari Sumsel ke Bangka Selatan, karena dinilai lebih aman.

"Makanya kami juga masih terus memburu para pemasok-pemasok sabu ini, guna menekan peredaran Narkoba diwilayah hukum Polres Bangka Selatan," katanya.

Dari 9 kasus tersebut, diamankan barang bukti Narkoba jenis sabu sebanyak 30,96 gram dan dua butir pil ekstasi. Para tersangka ada yang berperan sebagai pengedar, kurir dan juga pemakai.


Editor : Ikhsa Firmansyah