Pembunuh Ayu Clara Diancam 15 Tahun Penjara, Keluarga Histeris Minta Pelaku Dihukum Mati

Haryanto ยท Senin, 23 November 2020 - 16:12:00 WIB
Pembunuh Ayu Clara Diancam 15 Tahun Penjara, Keluarga Histeris Minta Pelaku Dihukum Mati
Pelaku pembunuhan Ayu Clara di Mapolres Pangkalpinang, Senin (23/11/2020). (Foto:iNews.id/Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.id - Polisi menyangkakan tersangka Abdullah Yahya, pelaku pembunuh sadis terhadap Ayu Clara (29), yang mayatnya dimasukkan dalam karung di Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), dengan pasal pencurian dengan kekerasan dan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Ancaman yang dinilai tak sebanding tersebut, membuat pihak keluarga tak puas dan meminta pelaku dihukum minimal seumur hidup atau hukuman mati.

"Pelaku kami persangkakan dengan Pasal 338 KHUP subsider Pasal 365 ayat 3, tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan orang meninggal dunia dengan pidana maksimal 15 tahun penjara," kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, Senin (23/11/2020).

Pihak keluarga yang mendengar langsung ancaman tersebut, mengaku tak puas dan berharap hukuman lebih berat dari ancamannya.

"Saat kami mendengar ancaman 15 tahun, terus terang kami belum puas. Minimal pelaku dihukum seumur hidup. Kalau bisa dihukum mati," kata kakak korban, Ita.

Ita yang datang ke Mapolres Pangkalpinang, bersama adik dan kedua orang tuanya, tak kuasa menahan tangis. Ia pun berharap bisa bertemu langsung dengan pelaku dan mendengarkan langsung motif dari tersangka tega membunuh adiknya.

"Sudah dari kemarin ingin bertemu tersangka, tapi kata polisi nanti dulu. Kami sangat menghormati polisi dan terima kasih telah menangkap pelaku. Kalau diberi kesempatan bertemu pelaku, saya ingin bilang dia bukan malaikat pencabut nyawa adikku, kok tega melakukan itu," ucap Ita, berurai air mata.

Pihak keluarga, kata Ita, akan terus mengawal proses hukum pelaku, sehingga mereka puas dengan hukuman yang harus ditanggung pelaku.

"Sampai kapan pelaku benar-benar dihukum seberat-beratnya, kami akan terus mengawal kasus ini. Kami sangat percaya dengan pihak kepolisian," katanya.

Editor : Ikhsa Firmansyah