Pengakuan Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Karung, Sempat Ingin Buang Jasad ke Hutan

Haryanto ยท Senin, 23 November 2020 - 12:29:00 WIB
Pengakuan Pelaku Pembunuhan Mayat dalam Karung, Sempat Ingin Buang Jasad ke Hutan
Jumpa pers pelaku pembunuhan Ayu Clara, di Mapolres Pangkalpinang, Senin (23/11/2020). (Foto : iNews/ Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.id - Usai ditangkap, motif tersangka Abdullah Yahya, pelaku pembunuh terhadap Ayu Clara (29) pun terkuak. Pelaku nekat membunuh korban lantaran ingin menguasai harta bendanya dan pelaku pun sempat berencana membuang jasad korban ke hutan.

Namun untuk mendapatkan keinginannya itu, pelaku menggunakan cara sadis hingga korban meninggal dunia. Awalnya, pelaku ketahuan saat mencuri telepon selular (ponsel) milik korban hingga membuat korban berteriak minta tolong. Pelaku pun panik dan menghabisinya di dalam kamar nomor 11 penginapan Oyo Dewi Residence 2 Pangkalpinang.

"Awalnya pelaku mengambil handphone, korban malah teriak minta tolong. Karena panik langsung dibekap dengan bantal," kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, saat jumpa pers di Mapolres Pangkalpinang, Senin (23/11/2020).

Korban yang berontak membuat pelaku makin kalap, lalu menghantam dada korban dengan dengkul dan kaki hingga tulang rusuknya patah.

"Tulang rusuk korban patah setelah dihantam dengkul pelaku berkali-kali sambil membekap wajah korban, hingga korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen. Hasil ini sangat sinkron dengan hasil autopsi rumah sakit," ucapnya.

Usai memastikan korbannya sudah tak bernyawa, Yahya kemudian memasukkan jasadnya ke dalam karung dan melemparnya keluar kamar melalui jendela.

"Rencananya mayat mau dibuang ke hutan oleh pelaku. Namun karena berat kemudian mayatnya diletakkan begitu saja di lokasi," ujarnya.

Tersangka Abdullah Yahya kemudian melarikan diri ke rumah keponakannya di Merawang, Kabupaten Bangka. Di sana pelaku sempat membakar sejumlah barang bukti milik korban, seperti dompet dan lainnya.

Kemudian keesokan harinya, pada Rabu (11/11/2020) pelaku melarikan diri ke daerah asalnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatra Selatan.

Pelaku lalu menjual HP dan sepeda motor milik korban. Setelahnya, pelaku sempat membeli narkoba jenis sabu.

Pelaku ditangkap selang enam hari korban ditemukan warga. Ia ditangkap di persembunyiannya di Desa Pulau Geronggang, Dusun Talang Batin, Kecamatan Padamaran Timur, Kabupaten OKI, Provinsi Sumatra Selatan, Kamis (19/11/2020).

Editor : Ikhsa Firmansyah