Rapid Test Antigen Bayar, Gubernur Erzaldi: Kalau Gratis, Masyarakat Kita Tidak Disiplin
PANGKALPINANG, iNews.id - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menegaskan Pemrov Babel menetapkan rapid test antigen berbayar. Hal itu dilakukan guna mencegah masyarakat lengah akan protokol kesehatan Covid-19, karena fasilitas yang disediakan pemerintah.
"Sementara ini belum (rapid antigen gratis). Rapid antigen ini kita berikan dengan berbayar. Terus terang saja kalau kita gratis terus semakin membuat masyarakat kita tidak disiplin, karena dianggap fasilitas itu semua ada," kata Erzaldi, Kamis (24/12/2020).
"Akan tetapi kita jangan berhenti karena lelah. Nanti kita berhenti saat Covid-19 ini sudah bisa kita kendalikan," ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 22 fasilitas layanan rapid test antigen tersebar di Pulau Bangka sebanyak 16 fasilitas layanan, yakni Laboratorium Pro Medic Pangkalpinang, Klinik Pratama RumKitBan/DKT Pangkalpinang, Naraya Medical Center Bandara Depati Amir Pangkalpinang, RSIA Muhaya Pangkalpinang, RSK Bhakti Wara Pangkalpinang, RS Bakti Timah Pangkalpinang.
Klinik Al Husni Sungailiat, RS Arsani Sungailiat, RS Medika Stannia Sungailiat, Laboratorium Antonius Belinyu, Klinik Pratama Medika Stannia Belinyu, RS Bakti Timah Muntok, RS Gunung Manik Parit Tiga, Klinik Bakti Timah Parit Tiga, RS Siloam Pangkalan Baru, Klinik dan Apotek Suci Medika Toboali.
Rapid test antigen di Pulau Belitung, yaitu Klinik Asyiah Medika Tanjung Pandan, Klinik Belitung Medical Center (BMC) Tanjung Pandan, Klinik Pratama Bakti Timah Tanjung Pandan, Farmalab Bandara HAS Hanandjoedin Tanjung Pandan, RS Utama Tanjung Pandan, RS Almah Tanjung Pandan.
Editor: Nani Suherni