Satgas Covid-19 Awasi Ketat 149 Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri 

Antara · Kamis, 06 Mei 2021 - 18:14:00 WIB
Satgas Covid-19 Awasi Ketat 149 Pasien yang Jalani Isolasi Mandiri 
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra (Topi Merah) sosialisasi penerapan PPKM Mikro. Foto: Antara

SUNGAILIAT, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di Bangka, Bangka Belitung (Babel), mengawasi ketat 149 pasien yang menjalani isolasi mandiri. Seluruh pasien merupakan bagian dari total 276 pasien yang dinyatakan positif.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangka, Boy Yandra, mengatakan, seluruh pasien yang menjalani isolasi mandiri tersebar di sejumlah desa atau kelurahan yang ditetapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

Seluruh pasien tersebut, mendapat pengawasan dari tim meis pusat kesehatan masyarakat maupun tim satgas pada masing-masing kelurahan desa. Sedangkan pasien lainnya menjalani isolasi di rumah sakit dan balai karantina.

"Sedangkan pasien yang tidak dilakukan isolasi mandiri, menjalani isolasi atau karantina di sejumlah rumah sakit maupun di balai karantina yang sudah disediakan pemerintah daerah," kata Boy, Kamis (6/5/20210.

Pemerintah Kabupaten Bangka menetapkan empat kelurahan dan tiga desa untuk melaksanakan PPKM mikro, masing-masing Kelurahan Kenanga, Sungailiat, Srimenanti, dan Parit Padang, serta Desa Air Ruay, Bukit Layang, dan Karya Makmur.

"276 pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan kesehatan tersebut sudah termasuk dengan jumlah penambahan pasien positif hari ini sebanyak 45 orang," katanya.

Berdasarkan data informasi Covid-19 Kabupaten Bangka, jumlah warga positif mencapai 3.051 orang dan 2.733 orang sembuh serta 47 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.

"Sedangkan warga yang diketahui kontak erat dengan pasien Covid-19 mencapai 5.337 orang, 150 warga masih menunggu hasil tes usap dari uji laboratorium," kata Boy Yandra.

Dia mengingatkan masyarakat untuk segera membawa anggota keluarganya ke rumah sakit terdekat, jika mengalami keluhan kesehatan atau sakit untuk segera mendapat perawatan kesehatan serta mencegah terinfeksi penularan Covid-19.

Editor : Erwin Sihombing