Satgas PIP Bongkar Ponton, Masyarakat Minta Kegiatan Tambang Inkonvensional Dilegalkan

Wiwin Suseno ยท Selasa, 08 Juni 2021 - 15:01:00 WIB
Satgas PIP Bongkar Ponton, Masyarakat Minta Kegiatan Tambang Inkonvensional Dilegalkan
Satgas melakukan pembongkaran ponton jenis TI Tungau dan TI Selam di bibir Pantai Sukadamai, Bangka Selatan, Selasa (8/6/2021). Foto: iNews.id/Wiwin Suseno

TOBOALI, iNews.id - Satgas Pengamanan Ponton Isap Produksi (PIP) membongkar alat tambang inkondensional (TI) jenis Tungau dan TI Selam di bibir Pantai Sukadamai, Toboali, Bangka Selatan, Selasa (8/6/2021). Sementara masyarakat yang menyaksikan pembongkaran ponton berharap kegiatan TI segera dilegalkan.
  
Pembongkaran ponton dilakukan melalui sosialisasi yang dilakukan satgas beranggotakan TNI-Polri dan PT Timah. Dua pekan setelah sosialisasi, satgas melakukan pembongkaran dan menyaksikan pula sebagain masyarakat yang membongkar ponton secara sukarela.

"Kalau kami berharap, kalau memang dilegalkan, segeralah untuk dilegalkan. Karena sampai sekarang tidak ada yang namanya legal tadi," kata Narul, penambang TI ilegal.

Dia mengaku siap untuk menjual hasil tambang ke PT Timah asalkan ada kepastian dan perlindungan hukum terhadap aktivitasnya. Sebab tidak sedikit masyarakat melakukan aktivitas tersebut karena himpitan ekonomi.

"Sekarang ada uang di depan mata, perut kami lapar, ya pasti dikerjakan. Tetapi ketika dikerjakan, dia malah jadi korban," ujarnya.

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto mengapresiasi masyarakat yang telah membongkar ratusan ponton TI ilegal. Dia memastikan kepolisian mengupayakan agar kegiatan TI bisa dilegalkan seperti PIP.

"Sudah satu langkah untuk dilegalkan, sekarang tinggal urusan dengan lingkungan hidup saja," kata Agus.

Dia memastikan satgas akan terus melakukan imbauan dan sosialisasi terkait pengoperasian ponton TI. Selama belum ada keputusan dari gubernur, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas tambang ilegal.

Editor : Erwin Sihombing