Camat Pangkalan Kerinci, Junaidi, yang turun langsung ke lokasi mengonfirmasi bahwa berdasarkan informasi sementara, api dipicu oleh hubungan pendek arus listrik di bagian atas salah satu kedai.
"Ada 15 unit bangunan semi permanen yang terdampak. Kami masih mendata kerugian total, namun fokus utama adalah memastikan bantuan bagi para pengungsi," kata Junaidi.
Kini, warga Pangkalan Kerinci mempertanyakan kesiapan armada pemadam kebakaran milik Pemkab Pelalawan dalam menghadapi situasi darurat, mengingat statusnya sebagai ibu kota kabupaten namun hanya satu armada yang diterjunkan dengan kondisi teknis yang memprihatinkan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait