Di tengah situasi itu, Polres Bangka Barat menyelidiki dugaan penyalahgunaan atau penyelewengan BBM bersubsidi. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui apakah ada praktik ilegal yang turut memengaruhi distribusi bahan bakar di wilayah tersebut.
"Mengenai fenomena ini kita upayakan penyelidikan terlebih dahulu apakah fenomena ini faktor dari kapaitas atau penyalahgunaan," ujar Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bangka Barat, Ipda Ragil Dimas Ramdan.
Dia mengatakan, akan menindak tegas pihak yang terbukti menyalahgunakan BBM bersubsidi.
Polisi diharapkan dapat mengungkap penyebab antrean panjang sekaligus memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait