PANGKALPINANG, iNews.id - Fasilitas Bandara Depati Amir rusak akibat aktivitas tambang diduga ilegal. Kerusakan terjadi pada areal pagar Daerah Keamanan Terbatas (DKT).
"Ya memang aktivitas tambang itu (dekat bandara) merusak pagar aset kami. Kebetulan beberapa area itu langsung menjadi pagar DKT," kata General Manager Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Adiwiyanto, Jumat (31/12/2021).
Dia menuturkan, hal tersebut sangat mengganggu dan membahayakan penerbangan, apalagi jika terus-menerus dibiarkan.
"Ini tentunya sangat membahayakan operasional penerbangan. Kita ketahui bersama kejadian-kejadian di bandara lain adanya orang naik ke roda pesawat, itu kan melalui celah-celah seperti itu. Yang seperti itu tidak kita harapkan terjadi di bandara kita," ujarnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan, pihaknya kata Adiwiyanto telah beberapa memberikan teguran, namun tidak punya kewenangan menindak. Padahal aktivitas penambangan di sana telah berlangsung lama dan menyebabkan puluhan hektare lahan di sekitar bandara rusak parah.
Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait