Danramil 431-02/Mentok, Mayor Suherman juga mempersilakan masyarakat menyampaikan unek-uneknya.
"Tapi jangan emosi. Ini semua akan kami tampung, maka kami turun ini," kata Mayor Suherman.
Salah satu warga, Hairil mengatakan aktivitas penambang dan pedagang yang melakukan kegiatan di wilayah itu hanya karena kebutuhan untuk makan.
"Kami ini susah, lihatlah emak-emak di pasar itu dagang kue saja nggak laku. Kami hanya mau makan, hanya legalitas kita tidak punya. Cuma kita jaga tetap kondusif, tapi kalau ditutup kami nggak mau," tuturnya.
Sementara itu warga lainnya, Indah juga meminta agar tambang di perairan Tembelok-Keranggan jangan ditutup.
"Minta tolong jangan ditutup, kami mau kerja, kami mau makan. Kalau TI ini ditutup kami makan apa," katanya.
Sementara Iptu Rusdi mengatakan akan menyampaikan aspirasi warga tersebut kepada pimpinan masing-masing.
"Utamanya yang terpenting untuk menjaga kondusifitas di lingkungan ini, jangan ada sengol-senggolan, sama-samalah menjaga. Terkait legalitas itu bukan kewenangan kami di tingkat Forkopimcam. Setidaknya kami akan menyampaikan aspirasi dari bapak ibu semua," kata Iptu Rusdi.
Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait