Pelaku saat menunjukkan lokasinya membunuh dan membakar sang kekasih. (Foto: Ist)
Wiwin Suseno

BANGKA SELATAN, iNews.id - Seorang janda bernama Supiya warga Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, tewas di tangan kekasihnya sendiri bernama Supan (33). Usai dibunuh, jasad korban lalu dibakar oleh pelaku. 

Jasad janda berusia 44 tahun itu tinggal abu dan serpihan tulang setelah dibunuh kekasihnya lalu dibakar di dekat kebun di Jalan Dusun Tambang 9, Desa Gadung Kecamatan Toboali, pada Rabu (12/10/2022) lalu.

Usai melakukan aksi kejinya, pelaku kemudian langsung menyerahkan diri ke Mapolres Bangka Selatan.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Chandra Satria Adi Pradana mengatakan setelah pelaku menyerahkan diri dan melaporkan kejadian tersebut, polisi langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

"Setiba di lokasi kejadian bersama pelaku, kami menemukan tumpukan abu dan arang kayu bekas korban dibakar. Unit Identifikasi Polres Bangka Selatan kemudian langsung melakukan olah TKP dengan disaksikan perangkat desa setempat," katanya, Jumat (14/10/2022).

Chandra mengatakan dalam tumpukan abu dan arang tersebut polisi menemukan dua buah cincin, satu buah kalung, satu buah gelang, dan tulang belulang yang diduga sisa pembakaran jasad korban. 

Tidak jauh dari lokasi kejadian, kata dia, polisi juga menemukan satu unit sepeda motor yang di dalamnya terdapat ponsel milik korban.

"Barang bukti tersebut langsung kami amankan dan tulang belulang korban langsung dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Bangka Selatan untuk diautopsi oleh tim ahli," ucapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata dia, pelaku mencekik dan memukul korban menggunakan sebuah cangkul. Setelah tidak bernyawa, pelaku pun kemudian membakar jasad korban.

"Menurut keterangan pelaku, dirinya tega membunuh korban lantaran kesal sering dimintai uang oleh korban," tuturnya.

Saat ini pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolres Bangka Selatan guna proses hukum lebih lanjut. Pihak penyidik saat ini masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut.

"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan akan dijerat dengan sangkaan primer Pasal 338 KUHP Subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP, ancaman hukumannya 15 tahun penjara," katanya.


Editor : Ikhsan Firmansyah

BERITA TERKAIT