Babel Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Guru Belum Vaksin Tak Boleh ke Sekolah

Antara · Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:07:00 WIB
Babel Mulai Pembelajaran Tatap Muka, Guru Belum Vaksin Tak Boleh ke Sekolah
Pemprov Babel memfokuskan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada guru dan siswa. (Foto: Antara)

PANGKALPINANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah memulai kegiatan pembelajaran tatap muka (PKM) pekan ini. Namun baru digelar pada wilayah berstatus PPKM level 3 dan 2 sebagai tindak lanjut Keputusan Bersama 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan PTM terbatas maksimal 50 persen.

Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah mengatakan, saat ini fokus pemerintah pada pemberian vaksinasi Covid-19 kepada guru dan siswa untuk meningkatkan kekebalan tubuh tenaga pengajar dan peserta didik selama PTM.

"Saya meminta bagi guru yang belum divaksin tidak boleh melakukan pembelajaran tatap muka karena berpotensi terjadi peningkatan kasus di lingkungan sekolah," ujarnya di Pangkalpinang, Sabtu (28/8/2021).

Menurutnya dalam mengoptimalkan kegiatan vaksinasi, pemprov akan segera membangun posko vaksinasi khusus untuk tenaga pengajar dan peserta didik di sekolah.

"Saat ini yang menjadi perhatian kami menuntaskan vaksinasi bagi para guru dan siswa," katanya.

Dia mengungkapkan, penundaan PTM hanya dilakukan di Kabupaten Bangka karena masih berstatus PPKM level 4. Lalu di Kecamatan Tanjung Pandang, Kabupaten Belitung serta Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung Timur

"Penundaan di daerah ini karena ditemukan Cobid-19 varian Delta di dua kecamatan itu," ucapnya.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan, cakupan vaksinasi lengkap paling besar pada kelompok sasaran SDM kesehatan 108,42 persen dan petugas publik 81,11 persen.

Sementara vaksinasi paling kecil berada pada kelompok remaja 3,60 persen dan sasaran masyarakat umum serta renta baru 8,10 persen.

"Cakupan vaksin ketiga di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dikhususkan untuk sasaran tenaga kesehatan baru sebanyak 48,21 persen," ujar Mikron.

Editor : Donald Karouw

Bagikan Artikel: