Pedagang di Bangka Selatan Diimbau Tak Naikkan Harga Sembako Jelang Ramadan

Wiwin Suseno · Jumat, 09 April 2021 - 15:02:00 WIB
Pedagang di Bangka Selatan Diimbau Tak Naikkan Harga Sembako Jelang Ramadan
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Siswanto melakukan pengecekan harga di Pasar Toboali, Jumat (9/4/2021). (Foto: iNews.id/Wiwin Suseno)

BANGKA SELATAN, iNews.id - Para pedagang di Bangka Selatan diimbau tak menaikkan harga secara berlebihan menjelang Ramadan. Distributor juga diimbau tak menimbun sembako yang bisa berdampak pada melonjaknya harga.

Guna memantau harga dan ketersediaan sembako, Polres Bangka Selatan melakukan pengecekan langsung di beberapa pasar tradisional di Toboali, Jumat (9/4/2021). Harga sembako di beberapa pasar tradisional ternyata relatif stabil.

"Cuma ada kenaikan pada harga ayam sama daging saja tadi pas kita cek. Itu juga disebabkan karena pasokanya yang belum stabil. Untuk harga sembako yang lainnya relatif stabil," kata Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Siswanto.

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan sembako, Polres Bangka Selatan akan membentuk satgas pangan. Tugasnya untuk mengendalikan lonjakan harga sembako menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Kita akan pantau terus. Nanti akan dibentuk satgas pangan bersama instansi terkait untuk mengendalikan harga sembako terutama menjelang puasa dan lebaran. kita imbau kepada pedagang dan distributor agar tak menaikkan harga berlebihan serta tidak melakukan penimbunan sembako yang bisa bepengaruh terhadap kenaikan harga," ucapnya.

Sementara itu padagang ayam di Pasar Rakyat Terminal Toboali Bangka Selatan, Jeri mengatakan, harga ayam yang dijual saat ini mengalami kenaikan sebesar Rp3.000 per kilogram.

"Sebelumnya kita jual Rp 33.000 per kilogram, sekarang ada kenaikan sedikit jadi Rp36.000. Itu karena pasokannya juga sudah jadi harga modal, kita ikut naik," katanya.

Editor : Reza Yunanto