Kepung Kantor Kepala Desa, Nelayan di Bangka Barat Protes Kehadiran Kapal Timah

Haryanto ยท Selasa, 29 Desember 2020 - 12:26:00 WIB
Kepung Kantor Kepala Desa, Nelayan di Bangka Barat Protes Kehadiran Kapal Timah
Nelayan dan keluarganya mengepung kantor kepala desa Belo Laut di Kabupaten Bangka Barat, Selasa (29/12/2020). (iNews.id/Haryanto)

BANGKA BARAT, iNews.id - Warga Desa Belo Laut di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung mengepung kantor kepala desa, Selasa (29/12/2020). Mereka memrotes keberadaan kapal isap produksi timah yang berada di perairan yang menjadi wilayah tangkapan ikan para nelayan. Para warga yang mayoritas merupakan keluarga nelayan merasakan dampak buruk akibat beroperasinya kapal tersebut.

Awalnya mereka mendatangi kantor kepala desa. Sikap Kepala Desa Balo Laut, Ibnu yang terkesan tidak tegas membuat warga emosi. Warga nyaris menyerang kepala desa sebelum diredam oleh tokoh nelayan setempat.

Aryani, seorang istri nelayan setempat mengatakan, warga mendesak kepala desa segera mengambil tindakan tegas mengusir kapal isap produksi mitra PT Timah ini meninggalkan kawasan mereka. Menurutnya sejak adanya kapal tersebut, tangkapan ikan para nelayan menurun. Dampaknya sejumlah nelayan memilih tak melaut.

"Kalau kami tak dapat ikan bagaimana keluarga kami makan," ujar Aryani, Selasa (29/12/2020).

Menurutnya ada 10 kapal isap produksi timah yang beroperasi di perairan wilayah tangkapan ikan warga.  Hal tersebut membuat kerusakan laut sehingga ikan sulit dicari.

Sementara itu, Kepala Desa Belo Laut Ibnu mengaku tidak bisa banyak berbuat dengan tuntutan warganya. Menurutnya, kewenangan terkait kapal produksi timah yang berada di perairan tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah. 

"Ini di luar kewenangan kami. Sebagai kepala daerah kami sudah sampaikan dalam rapat dengar pendapat di DPRD," tutur Ibnu.

Editor : Reza Yunanto