Sudah Dapat Bagian Kecil, Pengutil di Pangkalpinang Apes Ditinggal Sopir 

Haryanto · Sabtu, 01 Mei 2021 - 16:47:00 WIB
Sudah Dapat Bagian Kecil, Pengutil di Pangkalpinang Apes Ditinggal Sopir 
Para pelaku pengutil mini market di Pangkalpinang, saat diinterogasi polisi. Foto : iNews.id/Haryanto

PANGKALPINANG, iNews.id - Tiga pengutil yang ditangkap di Pangkalpinang pada Jumat (30/4/2021) malam, rupanya hanya menerima bagian Rp.300.000 dalam satu kali aksinya. Total bagian itu didapat dari cara bagi hasil dengan dua pelaku lain yang melarikan diri.

Salah satu pelaku, Yulia Citra (47), mengaku dalam satu bulan belakangan ini sudah dua kali ke Pulau Bangka hanya untuk mencuri. Saat beraksi mereka menggunakan mobil sewaan, lalu mengincar mini market yang berada di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang.

"Sebelum mencuri, kami dijemput oleh sopir DZ (40). DZ ini lah yang membawa kami ke mini market yang akan menjadi target kami nantinya," kata Yulia, di Polres Pangkalpinang, Sabtu (1/5/2021).

Sebelum tiba di Bangka, dirinya berkenalan dengan seseorang perempuan berinisial YP (30) yang mengajaknya melakukan aksi tak terpuji tersebut.

"Wongnyo (orangnya) di Palembang, dia awalnya yang mengajak, juga termasuk mengenalkan kami ke sopir DZ," ujarnya. 

Komplotan ini diketahui kerap mengambil barang-barang keperluan sehari di mini market tersebut dan hasilnya dijual oleh DZ yang berperan sebagai sopir dalam komplotan tersebut. 

"Biasa ambil susu kalau ada pemesanan, semuanya yang jual DZ. Dia yang atur hasil penjualan barang yang kami curi," ucap Yulia.

Dari hasil penjualan barang curian, Yulia dan dua rekannya tak tahu berapa hasil yang mereka dapatkan. Yang mereka tahu hasilnya dibagi tiga dan sudah di potong untuk biaya rental mobil dan penginapan. 

"Yadi mendapat bagian sebesar Rp.300 ribu, Yana Rp 300 ribu dan saya dapat sebesar Rp 200.000, yang paling banyak dapat uang DZ," tuturnya. 

Pelaku lainnya, Yana enggan berkomentar banyak saat diwawancarai. Dirinya hanya tertunduk lesu dan sesekali menangis menyesali perbuatannya 

"Tolong telepon anak saya di Palembang, Pak (Polisi-red)," ujar Yana di hadapan polisi. 

Editor : Erwin Sihombing