Warga Pangkalpinang Kaget Dijemput Polisi dan TNI saat Nyangkul di Kebun, Ada Apa?

Haryanto ยท Sabtu, 25 September 2021 - 22:03:00 WIB
Warga Pangkalpinang Kaget Dijemput Polisi dan TNI saat Nyangkul di Kebun, Ada Apa?
Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, dijemput prajurit TNI saat sibuk mencangkul di kebun dekat rumahnya, Sabtu (25/9/2021). (Foto: iNews/Haryanto)

PANGKALPINANG, iNews.id - Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), kaget karena tiba-tiba didatangi polisi dan prajurit TNI saat sibuk mencangkul di kebun dekat rumahnya, Sabtu (25/9/2021). Pria itu lalu dibawa ke suatu tempat.

Selain dia, personle Polri dan TNI juga menjemput temannya warga Kelurahan Tamberan, Pangkalpinang, Bangka Belitung. Berbeda dengan dia, temannya didatangi saat mengecat dinding rumah.

Mereka lalu dibawa dengan sepeda motor. Satu orang diboncengi anggota TNI dan yang lain membawa sepeda motor sendiri. Sementara personel polisi dengan motor dinasnya mengikuti dari belakang.

Sebelum dibawa, kedua warga tersebut juga diminta membawa KTP serta nomor handphone yang aktif. Sampai di tujuan, mereka diminta untuk menyerahkan KTP dan nomor HP kepada dua orang petugas yang sudah menanti kedatangannya.

Ternyata, mereka dibawa ke tempat vaksiansi untuk disuntik vaksin Covid-19 yang digelar Polsek Bukit Intan melalui Babinkamtibmas Kelurahan Tamberan Pangkalpinang. Vaksinasi tersebut, berkerjasama dengan Puskesmas Air Itam, pihak kelurahan, Babinsa dan PT Arya Sriwijaya Mandiri.

Usai didata, keduanya dibawa menuju meja selanjutnya yang disambut petugas lainnya. Petugas menyambut dengan mengukur suhu tubuh mereka.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tamberan, Bripka Julianto mengatakan, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa melakukan aksi door to door untuk mengajak warga sekitar ikut vaksinasi. Tujuannya, mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok di daerah tersebut.

"Ini kami lakukan tujuannya untuk mempermudahkan masyarakat mendapatkan vaksin. Ada mereka mau divaksin tapi sibuk di kebun, makanya kami door to door untuk jemput warga. Tadi ada dua orang yang kami jemput tengah mencangkul di kebun," kata Bripka Julianto.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: