15 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Mulai dari Nasihat hingga Cinta

Ami Heppy S ยท Rabu, 17 Agustus 2022 - 22:50:00 WIB
15 Contoh Gurindam Berbagai Tema, Mulai dari Nasihat hingga Cinta
Contoh Gurindam (Syda Production)

JAKARTA, iNews.id - Ada banyak contoh gurindam yang bisa kamu jadikan referensi belajar. Gurindam merupakan puisi lama Indonesia yang terdapat dalam masyarakat Melayu.

Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, istilah gurindam berasal dari bahasa India, yakni kirindam yang berarti “mula mula” atau “perumpamaan”.

Secara bentuk, gurindam hampir sama dengan pantun dan puisi. Perbedaan gurindam dan pantun ada pada baris pada tiap baitnya, dimana gurindam terdiri atas dua baris sedangkan pantun memiliki empat baris dalam setiap baitnya.  

Pada baris pertama gurindam berisikan semacam persoalan atau masalah. Lalu di baris kedua berisikan jawaban atau akibat dari masalah pada baris pertama tadi.

Isi gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup, atau kata-kata mutiara.
Agar dapat lebih memahaminya, berikut ini iNews.id telah merangkum contoh gurindam berbagai tema yang perlu kamu ketahui.

Contoh Gurindam

1. Contoh Gurindam Nasihat

- Jika hidup tidak berilmu
  Hidup akan sesat selalu

- Ketika hendak mencari ilmu
  Haruslah sungguh-sungguh selalu

- Kalau engkau tidak tahu
  Maka harus cari ilmu

- Hidup itu jangan dibuat penat
  Anak muda harus penuh semangat

- Pikir dulu sebelum berkata
  Agar tidak melukai sesama

2. Contoh Gurindam Persahabatan

- Sahabat adalah diri engkau
  Sering salah aku walau

- Teman adalah mereka semua
  Selalu ada dalam suka duka

3. Contoh Gurindam Cinta

- Barang siapa dilamun cinta
  Pastikan dapat berita gembira

- Ada kalanya cinta itu buta
  Bila pentingkan nafsu semata

- Cintanya ibu sepanjang zaman
  Cinta anak sepanjang penggalan

4. Contoh Gurindam Agama

- Jika tidak mendirikan sholat
  Maka Allah akan melaknat

- Barang siapa mengenal akhirat,
  Tahulah ia dunia mudarat.

- Kuatkan hati teguhkan iman
  Jangan didengar bisikan setan.

Editor : Komaruddin Bagja

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: