8 Tahun Telantar, Sawah di Bangka Selatan Kembali Digarap Petani

Wiwin Suseno ยท Rabu, 28 Oktober 2020 - 19:44:00 WIB
8 Tahun Telantar, Sawah di Bangka Selatan Kembali Digarap Petani
Kapolres Bangka Selatan Bersama Danramil Toboali memantau kesiapan tanam perdana persawahan Desa Jeriji, Rabu (28/10/2020). (Foto: iNews.id/Wiwin Suseno).

BANGKA SELATAN, iNews.id - Petani di Desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai menggarap kembali areal persawahan seluas 132 hektare. Sawah tersebut sebelumnya tidak dikerjakan atau telantar selama delapan tahun.

Saat ini petani di Desa Jeriji dikoordinir oleh Gabubungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat, secara bertahap mulai membersihkan petak sawah masing-masing untuk persiapan tanam perdana.

Kepala Desa Jeriji, Iswandi mengatakan, pihak Pemdes Jeriji bersama Dinas Pertanian setempat dibantu oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan petugas penyuluh terus berupaya memberikan semangat baru kepada petani, untuk mengerjakan kembali petak sawah masing-masing.

"Sawah ini sudah lama tidak dikerjakan karena kondisi awalnya memang terendam. Setelah kami cek ternyata sebagiannya kurang lebih 38 hektare bisa dikerjakan secara bertahap. Nanti sisanya akan kami kerjakan secara bertahap juga,” kata Iswandi.

Ketua Gapoktan Jeriji, Basri mengatakan, dirinya bersama pengurus dan petani akan terus berupaya mengaktifkan kembali persawahan tersebut.

"Asal ada kemauan pasti ada jalan. Kami akan terus berupaya mendorong petani untuk mengerjakan sawahnya masing-masing. Kami juga meminta bantuan dari pemerintah, terkait apa yang menjadi kekurangan di areal persawahan, agar semuanya bisa dikerjakan," ujar Basri.

Pada musim tanam perdana ini, sawah tersebut akan ditanam dengan bibit padi jenis Inpari 42, yang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian Bangka Selatan.

Guna memastikan kesiapan masa tanam perdana, Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Siswanto bersama Danramil Toboali, Mayor Inf Istiyari, melakukan pemantauan ke areal persawahan Desa Jeriji, Rabu (28/10/2020).

Editor : Ikhsa Firmansyah