Babel Tuan Rumah Vertical Rescue Nasional, Wagub: Pelaksanaan Harus Sesuai Prokes

Antara ยท Kamis, 10 Juni 2021 - 16:05:00 WIB
Babel Tuan Rumah Vertical Rescue Nasional, Wagub: Pelaksanaan Harus Sesuai Prokes
Wagub Babel, Abdul Fatah, mendukung pelaksanaan vertical rescue nasional yang diinisiasi mahasiswa. Wagub meminta pelaksanaan mengikuti prokes Covid-19. Foto: Antara

PANGKALPINANG, iNews.id - Bangka Belitung (Babel) bakal menjadi tuan rumah vertical rescue nasional yang dilaksanakan 26 Juni-13 Agustus 2021. Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, memastikan pelaksanaan kegiatan yang diikuti 100 peserta dari mahasiswa, Basarnas, dan komunitas pecinta alam se-Indonesia ini dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Kegiatan vertical rescue nasional diadakan untuk meningkatkan kemampuan komunitas pecinta alam dalam penanganan bencana. Pemprov Babel mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

"Dengan menerapkan prokes, kegiatan ini akan menjadi cerminan bagi masyarakat Babel bahwa mahasiswa telah berani bergerak, bangkit dan ikut serta membangun melalui kegiatan vertikal rescue," ujar Abdul, Kamis (10/6/2021).

Menurut dia, kegiatan pelatihan vertical rescue yang diinisiasi para mahasiswa ini patut diapresiasi. Sebab mereka telah berani mengajak masyarakat untuk bergerak maju di tengah pandemi Covid-19.

"Ini sejalan dengan kegiatan yang dilaksanakan pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat namun tetap menerapkan standar prokes dalam rangka menghindari Covid-19," ujar Wagub.

Ketua pelaksana Komunitas Pecinta Alam Universitas Bangka Belitung (UBB), Suci Dwi Anggia menjelaskan, total peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 100 orang se-Indonesia dan dilaksanakan selama sembilan hari di Makorem Desa Belilik. Materi lapangan dilakukan di Wall Climbing Sport Centre Padang Baru, Bangka Tengah.

"Pelaksanaan kegiatan sesuai prokes yang ditetapkan, di mana secara teknis akan dibagi menjadi tiga sesi yakni, sesi pertama diikuti 30 peserta dan berlangsung selama tiga hari. Dilanjutkan dengan sesi kedua yang diikuti 30 peserta selama tiga hari, terakhir sesi ketiga diikuti oleh 40 orang peserta selama tiga hari," kata dia.

Editor : Erwin Sihombing