Buntut Perusakan Aset Kantor Desa, 16 Warga Diperiksa Polisi

Rizki Ramadhani ยท Senin, 04 Januari 2021 - 19:41:00 WIB
Buntut Perusakan Aset Kantor Desa, 16 Warga Diperiksa Polisi
Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Andri Eko. (Foto: iNews.id/Istimewa)

BANGKA BARAT, iNews.id – Sebanyak 16 warga Desa Belo Laut diperiksa di Mapolres Bangka Barat terkait perusakan aset kantor desa saat aksi unjuk rasa menolak kapal isap produksi timah beberapa waktu lalu. Saat ini polisi baru memintai keterangan dan belum ada penetapan tersangka.

"Hari ini kami memanggil 16 warga Desa Belo Laut, Kabupaten Bangka Barat, terkait perusakan aset kantor desa yang sebelumnya dilaporkan oleh kades setempat," kata Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Andri Eko, Senin (4/1/2021). 

Menurut AKP Andri, 16 warga tersebut hanya dimintai keterangan dan belum ada penetapan tersangka. Sebab, masih dalam tahap proses penyelidikan. 

"Yang dirusak oleh warga adalah kursi-kursi, pintu kantor, satu unit mobil dan sejauh ini kami belum menyimpulkan menaikkan status mereka sebagai tersangka," ujarnya.

Sebelumnya, puluhan warga Desa Belo Laut mendatangi kantor desa. Dalam aksinya mereka menolak keberadaan kapal isap produksi timah, lantaran dianggap mematikan mata pencarian mereka selaku nelayan yang bergantung hidup dari hasil laut.

Editor : Ikhsa Firmansyah