Duh, Terduga Teroris Kabur dari Mapolda Babel

Haryanto · Jumat, 02 Juli 2021 - 15:48:00 WIB
Duh, Terduga Teroris Kabur dari Mapolda Babel
Polda Babel memburu tersangka kasus terorisme berinisial AS yang melarikan diri Kamis (1/7/2021). Masyarakat diminta melapor jika melihat ciri-ciri pelaku. Foto: Istimewa

PANGKALPINANG, iNews.id - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengakui kaburnya AS, seorang terduga teroris dari ruang pemeriksaan Mapolda Babel pada Kamis (1/7/2021). Kapolda memastikan jajarannya memburu AS bahkan menyebarkan foto terduga ke publik.

Dia meminta masyarakat untuk bersikap tenang. Namun Kapolda juga meminta masyarakat untuk melapor jika menemui seseorang yang identik dengan sosok AS.

"Masyarakat agar tetap tenang dan tidak melindungi (AS) karena akan dikenakan UU Teroris apabila melindungi. Jika melihat ciri-ciri seperti foto tersebut agar melapor ke Kepolisian terdekat," kata Kapolda, Jumat (2/7/2021). 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terduga AS alias Abu Raffa  Setianto (40) alias Agus Bin Ishak Abu Raffa warga Mendoakan Barat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. AS sebelumnya ditangkap oleh Tim Densus 88 AT Polri bersama Tim Polda Bebel pada hari Rabu (30/6/2021) pukul 13.00 WIB di kediamannya di wilayah Mendo Barat, Kabupaten Bangka. 

Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan dua pucuk senjata api dan ratusan amunisi berbagai ukuran. AS dibawa dan diamankan di ruang khusus Satgaswil Densus 88 AT di Mapolda Babel dengan penjagaan ketat oleh anggota Densus 88 AT. 

Pemeriksaan terhadap AS dilakukan selama 3,5 jam mulai pukul 23.00 WIB. Pukul 02.30 WIB Tim Penyidik menghentikan pemeriksaan terhadap AS, dan berencana melanjutkan interogasi keesokan harinya, Jumat (2/7/2021). Sekitar pukul 03.30 WIB AS sudah tidak ada di tempat dan borgol rantai kali ditemukan terlepas di lantai.

Dari pemeriksaan rekaman kamera CCTV, terduga teroris AS disebut berhasil kabur sekitar pukul 03.00 WIB dengan cara melompati pagar belakang Mapolda Babel. Hal ini diperkuat dengan pengakuan salah satu warga yang tinggal bersebelahan dengan Mapolda Babel, AS berperan mengirimkan senjata kepada dua rekannya di Jakarta yang juga ikut diamankan di hari yang sama.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: