Kisah Magdalena, Penenun Kain Cual yang Tembus Pasar Malaysia dan Singapura

Rizki Ramadhani ยท Minggu, 16 Januari 2022 - 10:23:00 WIB
Kisah Magdalena, Penenun Kain Cual yang Tembus Pasar Malaysia dan Singapura
Magdalena (63) saat menenun kain cual di kediamannya di Gang Sukun Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (16/1/2022). (Foto: iNews/Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, iNews.id - Seorang penenun kain cual di Kota Muntok, Bangka Belitung sukses menembus pasar Malaysia hingga Singapura. Perempuan bernama Magdalena (63) ini rupanya sudah puluhan tahun berkecimpung sebagai penenun kain cual.

"Mulai merintis usaha kain cual sejak sekitar tahun 1992, untuk pemasaran kain cual ini melalui online. Selain di seputar Pulau Jawa dan Batam, sudah pernah dijual ke Malaysia dan Singapura," kata Magdalena, Minggu (16/1/2022).

Kain cual berbahan benang sutra buatan tangan Magdalena memiliki motif yang beragam, misalnya motif flora dan fauna.

"Bahan baku dari benang sutra super dan biasa dikirim dari Palembang, sebelumnya benang ini sudah dipintal dan diwarnai. Terus juga sudah dibentuk dulu motifnya, seperti motif Kembang Bunga Hon, Kuda Laut, Bebek Setaman, dan Ubur-ubur. Setelah itu baru dibawa ke alat untuk ditenun. Waktu pembuatannya sekitar dua bulan, tapi kalau agak cepat satu bulan, " ujarnya.

Harga yang dibanderol dari kain cual buatan Magdalena ini, berkisar antara Rp3,6 juta hingga Rp6 juta, tergantung bahan baku benang yang digunakan.

"Kalau yang kain dodot, harganya satu set selendang dan bawahan kain itu Rp6 juta. Kalau kain selendang yang tanggung Rp3,6 juta, tergantung bahan baku juga kalau naik, ya harga ikut naik. Selain cual, ada juga jumputan yang dibuat baju kemeja, harganya Rp200.000-Rp300.000," ucapnya.

Editor : Nani Suherni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: