Nelayan dengan Penambang Bentrok di Bangka, Polisi Belum Lakukan Pengusutan

Haryanto ยท Senin, 03 Mei 2021 - 07:58:00 WIB
Nelayan dengan Penambang Bentrok di Bangka, Polisi Belum Lakukan Pengusutan
Kapolres Bangka, AKBP Widi Heryawan.

BANGKA, iNews.id - Kepolisian Polres Bangka, belum melakukan pengusutan atas insiden bentrokan nelayan dengan penambang pasir timah ilegal, di perairan Teluk Kelabat Belinyu, Kabupaten Bangka, yang terjadi pada Sabtu (1/52021). Pasalnya polisi belum menerima laporan lengkap atas peristiwa yang mengakibatkan salah satu rumah milik penambang hangus terbakar.

Kapolres Bangka, AKBP Widi Heryawan, mengatakan, pihaknya berhati-hati dalam mengusut insiden tersebut. Lagipula polisi baru menerima laporan dari kelompok penambang yang mengaku diserang kelompok nelayan. 

"Pihak nelayan yang menjadi korban kami tunggu laporannya ke Polsek atau ke Polres. Tapi hingga saat ini belum ada laporan yang masuk," kata Wido, Minggu (2/5/2021).

Kapolres menyebut, laporan dari kedua belah pihak penting, guna kepentingan penyidikan. Dari pihak penambang melaporkan kejadian itu ke Polsek Belinyu. Apabila pihaknya langsung melakukan tindakan dikhawatirkan nantinya polisi dianggap memihak salah satu kelompok.

"Kenapa kami perlu segera? Karena kaitannya dengan permohonan visum dari masing-masing korban tersebut," ujar Kapolres.

Bentrok fisik antara nelayan dengan penambang timah yang diduga beroperasi secara ilegal di perairan Teluk Kelabat Belinyu, Kabupaten Bangka, menyulut aksi massa dari kalangan nelayan hingga membakar sebuah rumah semi permanen.

Rumah tersebut, milik panitia tambang di ujung desa Pangkalan Niur Kabupaten Bangka. Pascainsiden ini, situasi desa terlihat normal dan warga nampak beraktifitas seperti biasa.

Namun, untuk mengantisipasi bentrok susulan, sejumlah polisi dari Polres Bangka dan Polda Bangka Belitung masih disiagakan disekitar lokasi.

Editor : Erwin Sihombing