Pendatang di Babel Wajib Isoman 5x24 Jam

Antara ยท Sabtu, 22 Mei 2021 - 12:04:00 WIB
Pendatang di Babel Wajib Isoman 5x24 Jam
Satgas Covid-19 Babel mewajibkan pendatang dan warga kembali dari mudik Lebaran isolasi mandiri selama lima hari di rumahnya. Foto: Antara

PANGKALPINANG, iNews.id - Seluruh pendatang di Provinsi Kepuluan Bangka Belitung (Babel) yang kembali dari mudik harus menjalani isolasi mandiri (isoman) selama 5x24 jam di rumah. Satgas Covid-19 Babel mulai menyosialisasikan kebijakan ini pada Sabtu (22/5/2021).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Budi Andi Prayitno, mengatakan, kebijakan ini bukan hanya ditujukan kepada warga Babel yang pulang mudik tetapi kepada pendatang baru. Aturan ini melengkapi ketentuan penumpang angkutan laut dan udara masuk ke Babel melakukan tes ulang Covid-19 di bandara dan pelabuhan.

"Kita telah menyosialisasikan kebijakan ini dan meminta para penumpang kapal dan pesawat udara untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing," ujar Budi.

Menurutnya,  kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menekan kasus dan mencegah penularan Covid-19 di lingkungan rumah dan tempat kerja pascalebaran. Maka satgas turut mengawasi pemudik dan pendatang yang memasuki Babel.

"Warga pendatang atau baru pulang dari liburan dan mudik Lebaran ini wajib menjalani isolasi mandiri," katanya.

Berdasarkan data terbaru pada Jumat (21/5) malam, terjadi penambahan pasien Covid-19 sebanyak 240 orang. Seluruhnya tersebar di Kota Pangkalpinang 55, Kabupaten Bangka 46, Bangka Tengah 24, Bangka Barat 67, Bangka Selatan 9, Belitung 10 dan Belitung Timur 29 orang.

Sementara itu, total pasien yang wajib menjalani isolasi  sebanyak 1.252. Seluruhnya tersebar di Pangkalpinang 4.821, Bangka 3.565, Bangka Tengah 2.099, Bangka Barat 1.770, Bangka Selatan 895, Belitung 2.291, Belitung Timur 1.045 orang pasien.

"Kita tentunya akan mengawasi para pendatang dan warga pulang dari mudik ini, untuk memastikan mereka mematuhi kebijakan pemerintah untuk mengurangi potensi peningkatan kasus Covid-19 ini," katanya.

Editor : Erwin C Sihombing