Razia Tambang Timah Ilegal di Hutan Mangrove Belo Laut, Polisi Amankan 13 Mesin

Rizki Ramadhani · Jumat, 24 September 2021 - 09:52:00 WIB
Razia Tambang Timah Ilegal di Hutan Mangrove Belo Laut, Polisi Amankan 13 Mesin
Polres Bangka Barat mengamankan 13 mesin saat merazia tambang timah ilegal di hutan Mangrove Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kamis (23/9/2021). (Foto: iNews.id/Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, iNews.id - Polres Bangka Barat kembali melakukan razia tambang timah ilegal di kawasan hutan Mangrove Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Bangka Barat. Sebanyak 13 mesin diamankan dalam razia tim gabungan itu.

"Siang ini tim gabungan Polres Bangka Barat melakukan penertiban tambang ilegal di kawasan lindung mangrove," kata Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Robby Setiadi Purba, Kamis (23/9/2021).

Saat penertiban tersebut, kegiatan pertambangan sedang berjalan. Pelaku melarikan diri namun 13 mesin diamankan. "Kami amankan 13 mesin. Untuk pelaku melarikan diri masih kami selidiki untuk kepemilikan mesinnya," tuturnya.

Dia menyebut penambangan timah ini ilegal dan melanggar dua undang-undang yang berkaitan dengan penambangan dan perusakan hutan.

"Yang pasti dilanggar adalah UU Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, dan UU Nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas UU 4 tahun 2009, tentang minerba, " ucapnya.

Menurutnya Polres Bangka Barat akan terus melakukan razia, mengimbau masyarakat untuk tidak kembali lagi menambang secara ilegal di kawasan hutan lindung tersebut.

"Kami akan tetap melakukan penertiban secara random. Sebelum dilakukan penertiban hari ini, kami tim gabungan sudah berulang kali melakukan tindakan preventif. Untuk mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penambangan di kawasan hutan tepatnya di Belo Laut," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto

Bagikan Artikel: