68 Anak Usia 1 Tahun Terpapar Covid-19 di Babel

Antara ยท Senin, 07 Juni 2021 - 13:54:00 WIB
 68 Anak Usia 1 Tahun Terpapar Covid-19 di Babel
Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan sebanyak 2.430 anak berusia satu hingga 14 tahun positif tertular virus corona dari orang tua dan lingkungannya. Foto: Antara

PANGKALPINANG, iNews.id - Sebanyak 68 anak berusia 1 tahun terpapar Covid-19 di Bangka Belitung (Babel). Sedangkan jumlah anak usia 1-4 yang terpapar Covid-19 mencapai 498 orang dan 1.864 anak usia 5-14 tahun dinyatakan terkonfirmasi positif.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Babel, Andi Budi Prayitno, mengatakan, total anak yang terkonfirmasi positif di Babel sebanyak 2.430. Mereka tertular dari orang tua dan lingkungan sekitar.

“Dari 19.126 kasus Covid-19 di Babel, sebanyak 2.430 merupakan anak-anak,” kata Andi, Senin (7/6/2022).

Kasus covid-19 yang diderita anak tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur. Di wilayah-wilayah tersebut juga terdapat kasus Covid-19 dari kelompok usia remaja, dewasa hingga lansia. 

Sebanyak 1.442 kasus Covid-19 diderita usia 15-19 tahun. Usia 20-44 tahun mencapai 9.741 orang, usia 45-54 tahun tembus 2.598 orang, usia 55 -69 tahun 2.421 orang, dan masyarakat lanjut usia 70 tahun ke atas sebanyak 493 orang.

"Kasus Covid-19 ini didominasi dari kaum perempuan sebanyak 10.053 jiwa atau 52,56 persen dari total kasus 19.126 orang," katanya.

Berdasarkan data Minggu (6/6/2021) malam jumlah pasien yany dinyatakan selesai isolasi di Babel sebanyak 17.289 (bertambah 189), meninggal 283 (bertambah tiga), dalam isolasi/perawatan 1.554 (bertambah 52 - berkurang 191) dan kumulatif kasus konfirmasi 19.126 (bertambah 52). Masyarakat diminta untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus mata rantai penyebaran.

"Kami mengimbau masyarakat khususnya para orang tua untuk tidak membawa anak-anak yang masih balita ke tempat-tempat keramaian, karena rentan tertular virus corona ini," katanya.

Editor : Erwin Sihombing