Ini Larangan dalam Pilkada Serentak di Tengah Pandemi

Rachmat Kurniawan · Sabtu, 21 November 2020 - 10:27:00 WIB
Ini Larangan dalam Pilkada Serentak di Tengah Pandemi
Sosialisasi pilkada kepada ibu PKK Kecamatan Lubuk Besar. (Foto:iNews.id/Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) bersama Panwaslu Kecamatan Lubuk Besar, berikan sosialisasi kepada kalangan ibu rumah tangga di Kecamatan Lubuk Besar, Jumat (20/11/2020). Dalam sosialisasinya, Bawaslu mengingatkan untuk tidak membawa Balita, anak-anak, ibu hamil atau menyusui, dan orang lanjut usia dalam kegiatan kampanye Pilkada Serentak 2020.

“Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 88 huruf (e) Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020. Sebab, mereka merupakan kelompok rentan terpapar Covid-19.” kata Ketua Bawaslu Bateng, Robianto.

Selain penerapan protokol kesehatan Covid-19, Bawaslu Bateng juga menyosialisasikan kepada kalangan ibu rumah tangga mengenai larangan dalam pilkada seperti politik uang, netralitas ASN, kepala desa dan perangkat desa.

"Ketika kita melakukan pencegahan politik uang di keluarga, kami yakin hal ini bisa menjadi gerakan yang besar," ujar Robianto.

Selanjutnya Robianto juga menjelaskan terkait tata cara dalam pengawasan partisipatif dengan memberikan informasi awal, mencegah pelanggaran, mengawasi dan memantau pelaksanaan pilkada, serta melaporkan dugaan pelanggaran.

"Beberapa cara sederhana untuk mengawasi pilkada secara partisipatif yaitu, dengan memberikan informasi awal kepada Panwaslu kelurahan/desa setempat atau kecamatan, jika terdapat dugaan pelanggaran. Mencegah pelanggaran di tingkat keluarga sendiri, lalu memantau proses pilkada dan melaporkannya jika terjadi pelanggaran,” katanya.


Editor : Ikhsa Firmansyah