get app
inews
Aa Text
Read Next : Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Jadi Provinsi Tujuan Wisata Saat Pandemi, Ini Cara Babel Tangkal Corona

Selasa, 17 November 2020 - 18:32:00 WIB
Jadi Provinsi Tujuan Wisata Saat Pandemi, Ini Cara Babel Tangkal Corona
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, saat menjadi narasumber dalam Program Kata Sandi di iNews TV Jakarta, Senin (16/11/2020) malam. (Foto : Humas Pemrov Babel)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, berkesempatan memaparkan teknik keberhasilan menggapai daerah dengan penanganan Covid-19 terbaik ke dua se-Indonesia, saat menghadiri program Kata Sandi di iNews TV di Jakarta, Senin (16/11/20) malam. Menurutnya, keberhasilan itu dicapai dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 ketat dan memegang teguh kunci 3T (tracking, trusting, treatment).

Erzaldi mengatakan, itu sudah ditunjukkan saat Covid-19 mulai menyebar di Indonesia, sehingga membuat Babel menjadi provinsi pertama yang membatasi jadwal penerbangan dan kapal satu kali sehari.

"Kebijakan kami bukan try and error, tetapi tetap tujuan utamanya menyelamatkan masyarakat menjadi sehat, kuat, dan ekonomi bangkit sesuai kondisi di lapangan. 3T (tracking, trusting, treatment) melalui aplikasi yang dibuat oleh putra daerah Babel, merupakan salah satu kiat yang kami lakukan untuk menyelamatkan masyarakat Babel," kata Erzaldi.

Dalam acara yang dipandu oleh Sandiaga Uno itu, Erzaldi mengungkapkan, jika kesehatan masyarakat Babel merupakan prioritas. Selain tetap memikirkan ekonomi agar tidak merosot di masa pandemi, hingga memasuki era tatanan kehidupan baru dimulai dengan membuka kembali sektor pariwisata.

"Ketika kami dikumpulkan oleh presiden memasuki era new normal, kami diminta mengambil kebijakan yang berpihak pada masyarakat dengan tetap membaca situasi," ucapnya.

Erzaldi yakin Babel bisa bangkit dari pandemi Covid-19. Karena itu, dia bersama Forkopimda Provinsi Kepulauan Babel sepakat untuk membuka pariwisata di Babel berdasarkan kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat.

"Walaupun demikian, kesehatan masyarakat adalah hal utama yang diperhatikan dengan seksama sesuai protokol kesehatan," ujarnya.

Selain itu, saat ini pelaku UMKM di Babel semakin bertambah. Hal itu dikarenakan banyaknya masyarakat yang membuka usaha baru akibat terdampak Covid-19.

Sesuai data dari Dinas KUKM, pelaku UMKM di Babel justru bertambah saat pandemi. Hal ini dikarenakan kolaborasi dan dorongan Pemprov Babel bersama berbagai kalangan untuk membuka peluang usaha.

“Pelaku UMKM baru ini merupakan masyarakat yang terdampak dari pemutusan hubungan kerja akibat pandemi," katanya.

Editor: Ikhsan Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut