Menhub Restui Keinginan Gubernur Babel Kembangkan Pelabuhan Pangkalbalam

Haryanto ยท Rabu, 13 Januari 2021 - 21:19:00 WIB
Menhub Restui Keinginan Gubernur Babel Kembangkan Pelabuhan Pangkalbalam
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, saat bertemu Menhub. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pembangunan Pelabuhan Pangkalbalam di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang telah lama direncanakan mendapat restu dari Kementerian Perhubungan (Kemehub).

Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam dilakukan agar lebih representatif sesuai standar demi kelancaran pembangunan dan ekonomi di Babel.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mengatakan, itu dilakukan untuk meningkatkan pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah dan mewujudkan infrastruktur dan konektivitas daerah yang berkualitas. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kemenhub yang sudah merespons keinginan pemerintah dan masyarakat Babel, yang memang sudah sejak lama membutuhkan ketersediaan pelabuhan yang resprentatif," kata Erzaldi, usai bertemu Menhub Budi Karya, Rabu (13/1/2021).

Ia berharap, kehadiran pelabuhan baru itu nantinya akan memperlancar bongkar muat arus barang dan penumpang ke Bangka Belitung.

"Pembangunan akan berjalan menggunakan sumber dana APBN murni tahun anggaran 2021 dan 2022," ucapnya.

Pelabuhan Pangkalbalam itu nantinya, kata Erzaldi, akan menjadi lebih multiguna dan menjadi pelabuhan ekspor yang dapat disandari kapal-kapal wisata maupun kapal roro. Sehingga ke depannya, pelabuhan ini akan menjadi pelabuhan yang multipurpose (serba guna).

Di hadapan Budi Karya, Gubernur Erzaldi juga memaparkan ide-idenya untuk menunjang kebutuhan pengembangan pelabuhan Pangkalbalam, seperti pengembangan lahan pelabuhan dengan cara reklamasi. 

"Reklamasi akan dibangun oleh Pemprov Babel kurang lebih seluas 20 hektare. Di atasnya, dapat dibangun berbagai fasilitas penunjang Pelabuhan Pangkalbalam," ucapnya.

Sementara, Menhub Budi Karya menyambut baik dan meminta rencana ini segera diproses perizinannya ke Kementerian Perhubungan, supaya bisa segera terealisasikan.

Menhub, kemudian memerintahkan Dirjen Perhubungan laut dan PT Pelindo II yang akan bertindak sebagai operator pelabuhan, untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Babel dan pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Menhub Budi Karya juga meminta, hibah lahan yang dijanjikan Pemerintah Kota Pangkalpinang seluas 4,5 hektare kepada Kementerian Perhubungan segera direalisasikan.

Editor : Ikhsa Firmansyah