Tolak KIP Timah, Nelayan Belo Laut Datangi Kantor DPRD Bangka Barat

Rizki Ramadhani ยท Rabu, 02 Desember 2020 - 15:30:00 WIB
Tolak KIP Timah, Nelayan Belo Laut Datangi Kantor DPRD Bangka Barat
Nelayan Belo Laut menolak keberadaan KIP, Rabu (2/12/2020). (Foto:iNews.id/Rizki Ramadhani)

BANGKA BARAT, iNews.id – Sejumlah nelayan tradisional mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bangka Barat, Rabu (2/12/2020) siang. Kedatangan mereka untuk menolak keberadaan kapal isap produksi (KIP) mitra PT Timah di perairan Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung (Babel).

Mereka menilai keberadaan KIP di perairaan tersebut dapat mengganggu aktivitas melaut dan mengurangi hasil tangkapan nelayan. Selain itu juga, KIP dikhawatirkan merusak ekosistem laut dan alat melaut yang mereka miliki.

"Kami mengadukan persoalan ini kepada DPRD sebagai wadah penampung aspirasi kami. Sebab, KIP merugikan kami sebagai nelayan yang bergantung dari hasil laut,” kata Alfian, perwakilan nelayan Belo Laut, Rabu (2/12/2020).

Kedatangan para nelayan ini kemudian diterima oleh pihak DPRD di gedung Mahligai Betason II untuk mengikuti dialog terbuka.

Dalam dialognya, nelayan meminta kepada pemerintah dan DPRD untuk memberhentikan sementara dan mencabut izin operasi KIP Mitra PT Timah di perairan tersebut.

“Kami harap pemerintah dan DPRD bisa mempertimbangkan aspirasi kami, karena hanya laut yang menjadi satu-satunya harapan kami untuk bertahan hidup," kata Alfian.

Dialog terbuka dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bangka Barat Miyumi Rohantap, Kapolres Bangka Barat AKBP Fedriansah, Dandim 0431/ Bangka Barat Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa, perwakilan PT Timah dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka Barat.

Editor : Ikhsa Firmansyah