Tim Buser Naga Tangkap Pencuri Besi Kapal di Pangkalpinang, Tersangka Diamankan Usai Nyabu

Haryanto ยท Senin, 29 November 2021 - 23:43:00 WIB
Tim Buser Naga Tangkap Pencuri Besi Kapal di Pangkalpinang, Tersangka Diamankan Usai Nyabu
Tim Buser Naga Tangkap Pencuri Besi Kapal di Pangkalpinang. (Foto: ist)

PANGKALPINANG, iNews.id - Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang menangkap Untung Senopati (23) pencuri besi eks kapal di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Untung ditangkap usai mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Untung ditangkap bersama rekannya Raksena Rajes Khan Alias Rajes. Keduanya warga Kelurahan Lontong Pancur, Kecamatan Pangkalbalam. Mereka ditangkap di lokasi berbeda.

Kawanan spesialis pencuri besi eks kapal ini diringkus polisi dalam Operasi Tertib Menumbing 2021, Senin (29/11/2021).

Awalnya Tim Buser Naga yang dipimpin Kanit Buser Aipda Rudi Kiai mendapat informasi salah satu pelaku pencurian besi eks kapal sedang berada sebuah pondok di kawasan Krikil, Lontong Pancur. 

Namun penggerebekan tidak dapat langsung dilakukan lantaran lokasi pondok tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. 

"Lokasinya memang tidak bisa dilalui kendaraan, tapi kami tidak mau terget lolos. Makanya kami putuskan untuk merayap secara pelan-pelan," kata Rudi Kiai.

Saat penangkapan tampak dari kejauhan terdengar dentuman irama musik yang cukup keras dan tawa lepas penghuni pondok. Tak menunggu lama dan dengan cekatan Buser Naga langsung melakukan penggerebekan.

Kemudian pelaku Untung Senopati berhasil ditangkap. Dirinya tidak bisa kabur karena sudah terkepung dan tersangka pun dalam pengaruh narkoba jenis sabu.

Saat dilakukan interogasi, Untung mengakui melakukan pencurian besi eks kapal bersama rekannya yang bernama Rajes dan satu rekan lainnya yang identitasnya masih dirahasiakan (DPO). 

"Kami mencuri besi secara bertahap di Dermaga Krikil menggunakan perahu kayu. Selanjutnya besi-besi itu dikumpul dan dijual kepada pengumpul barang bekas sebesar Rp5.000 per kilo," kata Untung.

Untung mengaku uang hasil penjualan terkumpul Rp1,6 juta. Uang tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari dan membeli minuman keras.

Editor : Ikhsan Firmansyah

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: